Posts

Bombong Kaluku**

**Bombong: anak/bakal buah kelapa yang terjebak dalam buah kelapa lain, biasanya sebesar jambu rasanya gurih, berwarna gading; Kaluku: kelapa (bahasa Makassar) Banyak kenangan dan teladan tentangnya di masa kanak-kanak. Bisa dibilang pohon apapun yang kita panjat dan petik buahnya, rawa manapun yang kita ceburi untuk cari ikan kanjilo (sejenis Lele) atau ikan balebalang (sejenis ikan rawa mirip Kakap), selama berada di antara got besar dan gang satu di kampung Parang, masih tanah mendiang suaminya. Sikapnya yang penuh kasih jadi semacam "antidot" buatku yang lebih dulu mengenal karakter "tuan tanah" dari komik, yang biasanya kejam. Dari sekedar membolehkan kami main-main di kebunnya, hingga menyeberangkan jalan ke mesjid tempat belajar mengaji alif rateanna aa, alif rawanganna ii (alif berbaris atas aa, alif berbaris bawah ii). Mendiang punya banyak orang yang bisa ia suruh, tapi kalau urusan anak-anak, turun tangan sendiri. "Belah kelapanya, airnya ta...

Anak Kanak

Anak kecil itu bagai kertas putih yang bersih, orang tua dan lingkungannya tumbuh menjadikannya berwarna - Hadits (kalau tidak salah ingat) Semalam habis corat coret storyline bakal buku lainnya. Lagi hobi numpuk draft, biar pas sekali ada waktu dan energi menulis, bingung harus mulai dari yang mana, jadi gak bisa mikir apa-apa kecuali nulis :D Idenya gara-gara membatin komentari pemandangan depan mata di tempat ngopi dalam hati, dua orang dewasa yang lagi bertengkar (sepertinya). Ribut muluk, kayak orang dewasa di Indonesia aja.. Jadi teringat hadits di atas. Kita mungkin belum jadi orang tua, yang kelak dan akan membesarkan anak, tapi kita pasti bagian dari lingkungan anak-anak di sekitar kita, yang ikut memberi mereka warna. Tiap warna yang kita berikan, bila itu membuat mereka bahagia dan tersenyum (bahagianya dalam konsep jangka panjang maksudnya, bukan se-instan anak nangis minta permen terus dikasih duit, karena ada juga cinta yang merusak ), rasanya semakin banyak membe...

Bandung, Surga Pejalan Kaki

Image
When I'm feeling weak And walks down a one way street I look above And I know I'll always be blessed with love Angels - Robbie Williams Tadi sore jalan kaki 500 meteran cari kantor jasa pengiriman barang, ternyata hari Minggu tutup, sambil dengerin lagu di atas. Jadi sering kepikiran kota ini sejak gabung di Relawan Bandung, untuk Bandung hebat di tangan kang Ridwan Kamil, akhir Juni mudah-mudahan sempat melihatnya mulai memegang amanah, aamiin. Masih mau balik lagi ke sini. (Ini udah tidur dari jam 8 kok, terbangun karena ada janji jam 5 subuh sebentar, urusan nyari duit :3 ) Termasuk ide menjadikan Bandung surga bagi pejalan kaki seperti aku, pasti sudah ada yang mikirin sebelumnya. Aku posting, biar menjadi semacam do'a yang bergaung. Habis kena macet di trotoar depan BEC. Pada jam dan hari tertentu, pejalan kaki di sini padat merayap juga, apalagi depan BIP sampai luber ke jalan raya. Udah sempet ngetwit beberapa alternatif solusi biar trotoar gak macet dengan ...

Hidayah "kelas" Senter

Image
shadow | kontrakan 2013

Gambar Besar

Image
Hari ini aku belajar; sebesar-besarnya gambaran besar yang bisa aku kumpulkan dari keping mozaik, gambar besar itu toh mozaik kecil juga, dari gambar yang lebih besar lagi. 

Nobody 'till Somebody Loves, Nobody 'till Somebody Cares

Image
Tadi pagi dengar lagu ini jadi closing scene , gak tau judulnya apa, " You're Nobody 'till Somebody Loves You ". Lagunya asyik liriknya juga, sampe nyari ke yutub, banyak yang nyanyiin. Just like me, i am nobody till somebody loves me, nobody till somebody cares, tapi lebih gede lagi yang kebayang mengikut logika lagu ini:  "become something because somebedy loves, somebody cares" , kota kita, negeri kita, bumi kita bukan apa-apa sampai ia dicintai. Apapun bukan apa-apa, hingga dicintai.

Kamar Manusia

Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa-apa. (h.87 Bumi Manusia - PAT). Kutipan ini kayaknya cocok untuk mereka yang mau maju perjuangkan niatnya membangun kota dan masyarakatnya, bukan untuk mereka yang mau perjuangkan jabatan walikota. Jabatan tak lebih sebagai jalan untuk mewujudkan niat. Mendiang Pramudya Ananta Toer menulis 'master piece' Bumi Manusia, makamnya sudah 'bumi', aku baru berani 'kamar' dan ini bukan karya sastra, esai biasa aja. Pemicunya jelang pemilihan walikota Bandung dan Makassar. "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya . ( Minke, 135 ) *** Dari Dalam Kamar Kamar bagian dari rumah, kumpulan rumah jadi rukun warga, kumpulan rukun warga menjadi kelurahan dan kampung, sekumpulan kampung diberi nama  distrik dan kecamatan, kecamatan membangun sebuah kota dan kabupaten. Kumpulan kota dan kabupaten menjadi organisasi lebih besar ...