Posts
Husni Djamaluddin Bergabung dengan Kehendak Allah Saja
- Get link
- X
- Other Apps
Tulisan Taufiq Ismail, yang kebetulan masih nangkring dalam PC di Makassar. Tengah hari, Selasa 7 September 2004, sahabat kami Husni Djamaluddin muncul di Rumah Horison, Jalan Galur Sari II/54, Jakarta Timur. Koalisi penyakit di dalam tubuhnya telah menjadikan dia alumnus (paling kurang) lima hospital: Rumah Sakit Akademis, MMC, Persahabatan, Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat. Pisau bedah telah menyayat-nyayat tubuhnya dua kali untuk menyingkirkan kanker di saluran pencernaannya dan meringkas sembilan meter ususnya. Dalam tiga tahun terakhir ini, penyair ini telah melompat-lompat antara hayat dan maut silih berganti dengan tangkas dan ritmis, menghindar jangan sampai tersentuh tali yang diayun-ayunkan ke kiri ke kanan ke atas ke bawah dalam permainan kehidupan ini, mondar-mandir Makassar-Jakarta-Makassar-Jakarta. Husni kelihatan segar siang itu. Dia memperhatikan galeri foto sastrawan yang baru disusun rapi fotografer-wartawan Ed Zoelve...
Perihal
- Get link
- X
- Other Apps
Pekerja jaringan komputer, lahir Januari 1973 di Makassar (di akte kelahiran masih bernama Ujungpandang), suka melukis, menulis dan fotografi, ngeblog mengisi waktu luang di saat antri, menunggu, delay, terserang insomnia, jatuh cinta, marah, banyak. "Segelas Air Putih" kujadikan judul oleh rasa haus sehabis berjalan jauh, baru pulang dari salah satu lokasi pekerjaan dan setiba di ruangan air galon habis, sambil menunggu segelas air putih kubuat blog ini, meski kemudian yang datang segalon air.