Demokrasi Sudah Berjalan
Pagi tadi baru nyadar. Bila demokrasi adalah upaya keterwakilan (amanat dan harapan) rakyat pada para wakilnya (eksekutif dan legislatif) yang dipilih sendiri lewat pemilihan umum. Maka karakter sebagian besar rakyat suatu negeri bisa terlihat dengan melihat karakter 'pemimpin' yang mereka pilih. Lewat demokrasi kita jadi tahu ujung proyeksi keinginan rakyat banyak setelah mengerucut lewat pemilu. Kalau masuk ke kampung-kampung yang dipenuhi hamparan sawah menguning, udara pegunungan yang sejuk, orang-orang bersahaja, jujur, nalar dan logika yang lurus, lempeng. Masjid yang selalu dipenuhi jamaah. Banyakan yang tidak sinkron, antara karakter yang memilih dengan yang terpilih. Mestinya dengan demokrasi, negeri ini sudah lama beroleh pemimpin sebagaimana karakter rakyat pedesaan tadi. Tapi kok belum-belum juga? Tidak tega melirik kenyataan, pemimpin ya cerminan rakyat yang memilih. Coba cari-cari dalih, mungkin sistemnya yang tidak beres. Mulai dari proses "mengukur di...