Monday, March 9, 2009

Maulid Nabi dan Catatan Perpisahan

Bila bukan karena cinta-Nya yang begitu besar pada Rasulullah maka semesta beserta isinya ini tidak akan pernah ada.. - SAQJ

Mission Accomplish
Ayam-ayam di kandang tetangga dari kompleks belakang rumah di Makassar belum lagi bangun dan berkokok aku sudah di kamarku minum segelas kopi panas dan sebatang rokok (sisa berapa hari ya proyek 120 hari berhenti merokok? Jangan2 udah kena penalti :D ). Tanpa memandang remeh jarak Palu-Jakarta-Bandung perasaanku pagi ini cuma seperti mau naek angkot ke MTC karebosi window shopping hardware baru. Plong dan tanpa beban. Pertama karena tujuanku jelas, kedua karena pengen "cuci gudang" karena ring 3 tabunganku udah mulai terkorek dan cuma berbekal janji bahwa beberapa tagihan akan cair setiba di Bandung (Pelajaran hidup no. #235 jangan pernah bergantung sepenuhnya pada janji manusia), sudah kuhitung beberapa kali memang ongkos di dompetku pas banget buat nyampe di Babakan Ciamis. Peringatan: Jangan meniru hal ini tanpa keyakinan tinggi bahwa pertolongan pasti akan datang bila muka anda cukup memelas :D.

Tiba di Cengkareng, mutar dikit ke Selatan naik Damri 125 turun di Istiqlal terus jalan kaki ke Gambir. Nyampe Gambir yg paling pertama kubikin nyari ATM dan senyum-senyum sendiri yg keliatan gigi kayak gini ":D" ngeliat saldonya masih sama seperti kemaren malam. Alamat tidak ngopi di kereta dan tidur terus sampe Bandung. Keretanya on-time 1745, nyampe Bandungnya yang lelet 2315 baru nyampe.

Rico udah nunggu di stasiun kota. Kalimat pertama yang diucapkannya, "An, kau sama sekali tidak berubah dari pertama kali ke Bandung!". Begh! Ini karena udah malam kang Rico, jadi uban yg mulai muncul gak mengkilap, lagian kenapa mesti berubah bila apa yang sudah ada pada diri kita menurut orang lain adalah sesuatu yang baik? Muka memelas ala "Pussy Cat In The Boots" di film Shrek 2 kalo pas kere misalnya (sainganku cuma ponakanku si Fiqa kalo soal muka memelas ini). Buktinya pas aku nawar pengen beli jaket item keren yang lagi dipakenya, si Rico nggak mau nerima duitku, "Udahlah 'An bawa aja pulang ke Makassar jaket ini nanti sekarang kita ke kontrakanku dulu, biniku udah nyiapin kamar dan makan malam."

Pelajaran hidup no. #237. Jangan ragu berbuat baik pada orang lain karena database malaikat Mungkar dan Nakir tidak pernah "hang" dan "overload" nyatat semua kelakuan manusia lengkap dengan kadar keikhlasannya.

Malam ini nginap di Surapati, besok baru ke tempat uni Iim dan matengin tujuan kemari.

to be continued..