Monday, December 29, 2008

Selamat Tahun Baru 1430 Hijriah dan 2009 Masehi

Hampir seluruh manusia di muka bumi memaknainya sebagai momentum buat memulai sesuatu yang baru, atau aktivitas lama dengan semangat dan motivasi baru, dan malam pergantian tahunpun dilalui dengan "mereset" dan "merestart" pikiran, jiwa dan tubuh dengan mabuk, having fun ampe hampir mampus atau sekedar duduk tafakkur di atap rumah seperti yang aku lakukan tahun lalu.

Bukan nggak punya uang buat menghibur diri dengan berpesta gila-gilaan besok malam, tapi hati nuraniku tidak kuat dengan ironi di depan mata yang kudapati disetiap malam pergantian tahun. Kembang api berharga puluhan, ratusan hingga jutaan rupiah dibakar dan menjadi debu di udara sementara di tempat lain nominal segitu bisa buat bertahan hidup berbulan-bulan. Minuman-minuman import dan cover charge new years party yang senilai dengan uang sekolah satu orang anak tidak mampu setahun di SD Negeri bersubsidi.

Selamat tahun baru hijriah dan masehi, bagaimanapun cara kita memaknainya, semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini, amin.