Tuesday, October 28, 2008

Me- NOL -kan Diri

Hampir semua peralatan elektronik dan mekanis yang dirancang oleh para ahli itu dilengkapi dengan 2 fasilitas yang sangat penting --walau kadang jarang digunakan-- pertama tombol RESET, kedua tombol KALIBRASI.

Mantan presiden RI ke-3 bapak BJ. Habibie dalam salah satu wawancaranya setelah dia tidak mau lagi dicalonkan menjadi presiden RI pernah ditanya, "Bagaimana bisa bapak selalu kelihatan energik dan bersemangat padahal kegiatan bapak adalah kegiatan yang amat sangat menguras energi? Dan kegiatan bapak yang seperti itu bukan hanya satu, melainkan banyak?" Habibie tersenyum arif dan mata yang berbinar seperti biasa, "Saya diwajibkan 5 kali sehari melakukan SINKRONISASI dan KALIBRASI dengan pencipta, lewat sinkronisasi itu semua apa yang ada dalam diri saya kembali terkalibrasi sehingga terciptalah keadaan yang harmonis antara keinginan saya dan takdir yang akan menjadi, dan ada banyak waktu lain selain yang 5 tadi untuk itu."

Sayangnya pewawancara dari SCTV itu tidak menggali lebih dalam hingga ke tombol RESET, jadi saya menyimpulkan sendiri salah satu moment dimana seorang BJ. Habibie mengalamai RESET, yaitu saat pidato pertanggung jawabannya ditolak oleh MPR-RI dan saat dia menolak untuk kembali dicalonkan menjadi presiden RI. Baginya presiden RI bukanlah segalanya karena tidak mesti jadi presiden Indonesia untuk membuat negeri ini jadi lebih baik, baginya baik menurut Tuhan itu lebih utama.